Showing posts with label polisi. Show all posts
Showing posts with label polisi. Show all posts

Segera Serahkan ke KPK! Polri Jangan Gantung Kasus Simulator SIM.

berita hari ini | 4:01 PM | 0 comments
kpk vs polri
Jakarta Polri diminta jangan berlama-lama mengurusi soal administrasi kasus simulator SIM. Seharusnya, sejak diimbau Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kasus itu sudah diserahkan ke KPK.

"Kalau luntang lantung tidak bagus. Untuk kepastian hukum harus segera dibawa ke pengadilan," ujar Ketua Komisi III I Gede Pasek Suardika, saat berbincang dengan detikcom, Senin (22/10/2012).

Menurut politisi Demokrat ini, KPK dan Polri sudah sama-sama dewasa dalam bernegara. Sebaiknya, bisa menyelesaikan masalah tanpa harus melanggar hukum.

"Kebijakan politik harus segera dijalankan sambil payung hukumnya dipenuhi, biar segera dibawa ke pengadilan," terang Pasek.

Soal perdebatan teknis masa tahanan, Pasek tak mau berpolemik terlalu jauh. Yang jelas, dia berharap masalah itu segera diselesaikan.

"Intinya, jangan sampai digantung, yang penting ada kepastian," imbuhnya.

Meski sudah ada instruksi SBY sejak dua pekan lalu, Polri hingga kini masih belum menyerahkan kasus simulator SIM ke KPK. Mereka beralasan masih ada kendala teknis soal aturan.

Selama ini KPK tetap menggunakan ketentuan pasal 50 ayat 3 dan 4 UU KPK sementara Polri memakai ketentuan pasal 109 KUHAP.

Adapun bunyi pasal 50 ayat 3 dan 4 UU 20 Tahun 2002 tentang KPK yakni, Ayat 3: "Dalam hal KPK sudah mulai melakukan penyidikan sebagaimana dimaksud pada ayat 1, kepolisian dan kejaksaan tidak berwenang lagi melakukan penyidikan". Ayat 4: "Dalam hal penyidikan dilakukan secara bersamaan oleh kepolisian dan/ atau kejaksaan dan KPK, penyidikan yang dilakukan kepolisian dan kejaksaan tersebut segera dihentikan".

13 Polisi Diperiksa Karena Foto Novi Setengah Bugil Tersebar

berita hari ini | 7:49 AM | 0 comments
novie amalia pengemudi mabuk
JAKARTA - Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya telah memeriksa 13 anggota Polsek Tamansari, Jakarta Barat, terkait dengan foto seronok Novi Amalia (25) yang tersebar.

"Tetap kita usut kasus tersebut, dua hari yang lalu petugas Polsek Tamansari tujuh orang diperiksa. Dan sekarang bertambah 13 orang diperiksa," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (19/10/2012).

Selain memeriksa anggota polisi, lanjut Rikwanto, pihaknya juga akan memeriksa beberapa orang yang saat itu berada di lokasi kejadian. "Minggu depan kita targetkan akan selesai, siapa yang meng-upload ke dunia maya," tambahnya.

Hal tersebut ditindaklanjuti dikarenakan banyak pihak yang meminta agar kasus penyebaran foto tersebut juga diusut. "Seperti Komnas Perempuan, lawyer, dan Komnas HAM dan lain-lain," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Novi Amalia (25) merupakan pengemudi Honda Jazz bernomor polisi B 1864 POP yang telah menabrak tujuh orang di perempatan Jalan Ketapang, Tamansari, Jakarta Barat. Dan saat ditangkap oleh polisi, model cantik asal Medan, Sumetera Utara, itu hanya mengenakan bra dan celana dalam.

Tawuran di Berbagai Titik Sambut Jakarta Minggu Pagi Ini

berita hari ini | 6:13 PM | 0 comments
tawuranJakarta Menjelang Minggu pagi, beberapa titik di ibukota dipenuhi tawuran antar warga. Pantauan detikcom pada twitter TMC Polda Metro Jaya, @TMCPoldaMetro, lima tawuran warga terjadi dari 00.00 WIB hingga pukul 04.42 WIB.

Tawuran antar pemuda di kawasan Kota Tua pecah dini hari tadi. Tawuran ini terjadi pukul 00.36 WIB. Kemudian, tawuran antar pemuda di Jl Gatot Subroto, wilayah Tegal Parang, Mampang Prapatan yang terjadi pukul 01.22 WIB.

Tawuran antar pemuda juga terjadi di dekat Mal Gandaria City, Jl KH Syafi'i Hazam. Tawuran dimulai pukul 01.50 WIB. Selanjutnya, tawuran terjadi di depan Mal Citra, Klender, Jakarta Timur. Tawuran yang terjadi pukul 04.41 WIB pagi ini dilakukan anak-anak remaja.

Terakhir, pukul 04.42 WIB juga terjadi tawuran remaja tanggung terjadi di dekat Bintaro Plaza. Pihak Kepolisian setempat telah menangani tawuran ini dan menghimbau agar masyarakat untuk berhati-hati melintasi wilayah-wilayah tersebut. || detik.com

Peluru Nyasar, Anggota Resmob Siap Tanggung Jawab

berita hari ini | 2:32 AM | 0 comments
Jakarta - Jajaran Mabes Polri menyampaikan bela sungkawa terkait tewasnya Ketua DPD Golkar Sumenep, RB Moh Ridwan (37), yang diduga terkena peluru nyasar. 10 Anggota Resmob Satreskrim Polres Sumenep siap bertanggung jawab jika terbukti peluru berasal dari senjata mereka.

"Kita bersama berdoa untuk dia. Anggota kita menyadari jika peluru itu benar keluar dari mereka, mereka siap bertanggung jawab," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Bachrul Alam, di kantornya, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (7/10/2011).

Anton menceritakan peristiwa terjadi pada Kamis 6 Oktober pukul 20.00 WIB malam. Saat itu, anggota Polres Sumenep sedang patroli. Tiba-tiba ada pelaku pencurian bermotor, dan kemudian dikepung oleh 8 anggota Kepolisian.

"Pelaku pencurian motor ada 2 orang. Saat dikepung, dia melarikan diri. Lalu, anggota mencoba untuk menghentikan. Tetapi, mereka mencoba untuk menabrak anggota. Lalu, dicegat lagi oleh beberapa anggota lain dan mereka (pelaku) mencoba menyerang," papar Anton.

"Lalu, kita keluarkan tembakan peringatan. Karena melihat gelagat terus menyerang, petugas mencoba melumpuhkan pelaku," lanjut dia.

Menurut dia, ada 2 pelaku bernama Ahmad dan Agus. Ahmad tewas setelah dapat dilumpuhkan dan kena tembakan di bagian dada. Sedangkan Agus ditembak kena kakinya.

"Saat di TKP, anggota kita menemukan alat kunci T dan ditemukan celurit dan sepeda motor juga diamankan. Karena yang satu ditembak di dada itu tewas dibawa ke RS Sumenep," ujar Anton.

Anton melanjutkan, tiba-tiba ada korban terkena peluru di rumah sakit yang sama. Setelah dicek namanya Ahmad Ridwan, Ketua DPD Partai Golkar di Sumenep.

Dikatakan dia, Propam dari Polda Jawa Timur mengecek ke sana, darimana asal peluru itu. 10 Senjata sudah dikirim ke Puslabfor.

"Nanti dicek, peluru itu dari senjata yang mana," kata dia.|| detik.com

Rayi"RAN" Diperiksa Polisi Setelah Menabrak Di TOL

berita hari ini | 2:16 AM | 0 comments
JAKARTA - Personel band RAN, Rayi Putra, hari ini menjalani pemeriksaan pertama di Polres Jakarta Selatan dalam kasus penabrakan terhadap orang di jalan tol.

Meski sudah menjamin biaya pengobatan korban yang ditabraknya, Rayi tetap dilaporkan ke Polres Jakarta Selatan oleh calon kakak ipar korban.

Demi memenuhi panggilan itu, Rayi mendatangi Polres Jakarta Selatan, Jumat (7/10/2011), sekira pukul 14.10 WIB, ditemani pengacara Sandy Arifin. Namun baik Rayi maupun Sandy belum ingin berkomentar seputar pemeriksaan hari ini.

Rayi diketahui menabrak Beger Widodo di pintu keluar tol TB Simatupang, Jakarta Selatan, 20 September 2011. Pascakecelakaan itu, Rayi bertanggung jawab membiayai pengobatan Beger. Sebetulnya, korban dan keluarganya sudah tidak mempermasalahkan kasus kecelakaan itu. Namun, calon kakak ipar korban tidak terima dan melapor ke polisi.(ang) || okezone.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Berita Hari Ini - All Rights Reserved
Modify theme by Links-informasi
Proudly powered by Blogger