Duel Seru MotoGP Sepang Pedrosa Ungguli Lorenzo

berita hari ini | 7:28 AM | 0 comments

 Daniel Pedrosa Ramal (tengah) diklaim sebagai juara MotoGP Malaysia meski lomba dihentikan di lap ke-13 (Foto: MotoGP.com)

SEPANG – Untuk pertama kalinya musim ini, MotoGP harus teradang badai tropis. Tapi Badai di seri Sepang kali ini belum menggoyahkan posisi Dani Pedrosa di posisi terdepan menciprati Jorge Lorenzo. Sesaat setelah bendera merah dikibarkan, Pedrosa diklaim sebagai juaranya.

Start kelas MotoGP petang ini juga sempat tertunda akibat hujan lebat. Setelah reda, barulah sesi lomba dimulai satu jam setelah penundaan. Tapi badai disertai angin kencang menghentikan pacuan kuda besi seri Sepang di lap ke-13. Kendati begitu, Pedrosa dihadiahi poin penuh karena unggul jauh dari rival-rivalnya saat lomba dihentikan.

Jalannya Lomba
Kendati trek masih terkesan ‘lepek’, tapi pertarungan sejak start sudah nampak antara Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa. Bahkan Pedrosa yang melakukan start apik, nyaris melewati Lorenzo di tikungan pertama. Beberapa meter trek lurus, keduanya terlihat sama cepat hingga akhirnya Lorenzo tetap mengamankan posisi terdepan.

Sementara grup di belakang Lorenzo dan Pedrosa, dipimpin joki Honda Repsol lainnya, Casey Stoner, yang disusul Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi. Memasuki lap kedelapan, Lorenzo harus jadi rider Yamaha Factory seorang diri, usai Ben Spies terjatuh di tikungan terakhir. Spies juga terlihat takkan bisa melanjutkan lomba karena tim medis sudah nampak membawa rider Amerika Serikat itu ke atas tandu.

Satu lap berselang, rider tim satelit Yamaha, Andrea Dovizioso juga ikut jatuh karena selip. Tapi Dovi masih mampu melanjutkan sisa lomba. Di lap yang sama grup terdepan, Dani Pedrosa meng-overtake Lorenzo untuk memimpin lomba.

Rentetan insiden akibat selip di trek basah tak berhenti sampai di situ. Tiga rider berturut-turut ikut selip dan tak mampu melanjutkan seri Sepang. Cal Crutchlow mengawali parade para joki yang tergelincir.

Selang beberapa detik kemudian, Randy de Puniet menyusul di tikungan yang sama. Di sector trek lainnya, Stefan Bradl ikut ‘perosotan’ di aspal basah. Lalu, di lap ke-13, Iván Silva tak ketinggalan jadi kontestan lain yang tergelincir dan tak merampungkan sesi lomba.

Kembali ke grup terdepan, Lorenzo kian tertinggal setelah dua kali hampir tergelincir dan jatuh di sisa tujuh lap terakhir. Malah, Casey Stoner nyaris melewatinya jika saja steward tak mengibarkan bendera merah tanda ditundanya lagi sesi lomba, akibat hujan lebat yang kembali mengguyur Sepang.

Setelah sejumlah bos tim kontestan dan panitia berunding untuk kemungkinan adanya re-start, penentuan tiga pemegang podium, termasuk sang pemuncak, sudah ditentukan. Pedrosa tampil sebagai pemenang, diikuti Lorenzo di tempat kedua dan Casey Stoner mengunci podium ketiga.

Hasil ini kian membawa Little Spaniard – julukan Pedrosa, memepet kompatriotnya, Lorenzo, di kasifika MotoGP dengan hanya defisit 23 poin. Untuk penentuan gelar juara, masih ada 50 poin lagi untuk diperebutkan di dua seri pamungkas, Philip Islands dan Valencia.

Hasil MotoGP Sepang Lap 13:
1. Dani Pedrosa Repsol Honda 13 Lap
2. Jorge Lorenzo Yamaha Factory +3.774
3. Casey Stoner Repsol Honda +7.144
4. Nicky Hayden Ducati Team +10.518
5. Valentino Rossi Ducati Team +16.759
6. Álvaro Bautista San Carlo Honda Gresini +17.276
7. Héctor Barberá Pramac Racing +50.282
8. Aleix Espargaró Power Electronics Aspar +51.585
9. James Ellison Paul Bird Motorsport +56.676
10. Karel Abraham Cardion AB Motoracing +57.622
11. Danilo Petrucci Came IodaRacing Projec t+1:02.805
12. Michelle Pirro San Carlo Honda Gresini +1:02.891
13. Andrea Dovizioso Monster Yamaha Tech3 +1:28.989

Terbukti Kandungan Nutrisi Buah Segar Sama Dengan Buah Bubuk

berita hari ini | 7:15 AM | 0 comments
Terbukti Kandungan Nutrisi Buah Bubuk Sama Dengan Buah Segar  Ada banyak cara untuk menikmati sepotong buah segar. Dibuat jus, campuran puding atau salad buah tatau dibuat selai. Buah segar juga diolah menjadi bubuk dan bisa ditaburkan dalam makanan atau minuman. Bagaimana dengan nutrisinya?

Ilmuan asal Spanyol telah mengembangkan cara untuk membuat buah kering menjadi bubuk. Juga diketahui bahwa manfaatnya tidak berubah untuk kesehatan. Buah bubuk ini apat membantu memenuhi porsi harian buah dan sayur segar.

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, buah yang sudah berbentuk bubuk ini bisa dicampurkan pada makanan atau minuman. Karena itu para peneliti berharap, agar banyak orang dapat merasa lebih nyaman karena nutrisinya terpenuhi.

Temuan baru yang dikembangkan langsung oleh Universitat Politecnica de Valencia ini, juga bertujuan untuk mengatasi kurangnya konsumsi buah di Inggris.

Ada 3 buah yang baru telah dicoba dikeringkan, yaitu grapefruit, kiwi dan strawberry. Para peneliti mengolahnya menjadi bubuk dan siap ditaburkan pada makanan sebagai nutrisi tambahan. Buah ini dipilih karena mengandung kadar air yang tinggi dan dapat membusuk lebih cepat.

Seperti yang dituturkan Nuria Martinez Navarrete kepada Daily Mail, “Grapefruit adalah buah dengan kandungan nutrisi yang tinggi namun masih jarang yang mengonsumsinya, karena rasanya agak pahit.”

Menurut para peneliti, per 100 gram grapefruit segar, akan menghasilkan 10-15 gram grapefruit bubuk. Meskipun dibuat bubuk, manfaat buah untuk kesehatan tidak berkurang, bahkan kandungan antioksidannya masih ada. || detik.com

Tradisi Unik Masyarakat Banyuwangi Menjelang Idul Adha

berita hari ini | 8:23 PM | 0 comments
tradisi unikAda tradisi unik yang selalu dilakukan masyarakat adat Using di Banyuwangi, Jawa Timur, setiap menjelang Hari Raya Idul Adha. Yakni tradisi mepe kasur, atau menjemur kasur (menjemur dalam bahasa jawa adalah mepe).
Kemarin, warga Desa adat Using Kemiren Kecamatan Glagah, Banyuwangi, menggelar tradisi mepe kasur (jemur kasur) secara massal. Tradisi ini memang rutin digelar setahun sekali. Tepatnya menjelang malam Senin atau malam Jumat di minggu pertama bulan Dzulhijjah. "Dilakukan satu tahun sekali," ujar Sesepuh Adat Kemiren, Djohati Timbul, kemarin.

Timbul menjelaskan, tradisi mepe kasur digelar secara turun temurun sejak ratusan tahun lalu. Dimaksudkan sebagai upaya bersih desa atau tolak balak. Kasur-kasur tersebut dijemur sepanjang jalan rumah warga. Pada saat tertentu, ibu-ibu akan memukul-mukul kasur dengan rotan untuk menghilangkan debu yang melekat. Setiap 1 jam sekali, kasur digebuk bersama-sama sehingga menimbulkan irama yang dipercaya bisa menolak datangnya wabah penyakit santet.

Ada yang unik dari tradisi ini. Semua kasur yang dijemur memiliki kesamaan warna alias seragam. Kasur berwarna hitam dibagian atas serta bawahnya. Sedangkan sisi samping kasur berwarna merah menyala. Menurut Timbul, sesepuh desa Kemiren, kasur warga Using memang selalu dibuat demikian, sebagai lambang kerukunan dan semangat bekerja dalam rumah tangga.

Suku Osing di Kemiren menyebutnya dengan istilah Kasur Gembil. Kasur unik tersebut memiliki filosofi bagi kehidupan pernikahan suku Osing. Sebab itu kasur gembil wajib dimiliki bagi pasangan yang baru menikah. "Warna hitam berarti Langgeng, sedangkan merah berarti semangat," ujar Timbul.

Hingga kini, tradisi berkasur hitam merah ini terus menerus diturunkan. Setiap pengantin baru akan menerima kasur baru dengan warna serupa dari orangtua mereka. Mungkin hanya di desa inilah springbed dan laundry kasur tak menemukan pasarnya.

Kasur Gembil juga menjadi saksi bisu pasang surut perjalanan rumah tangga pemiliknya. Semisal kasur milik pasangan Mbah Alim dan Mbah Endun, yang menikah tahun 1962 silam. Kasur berukuran sekitar 1x2 meter tersebut masih terlihat bagus.
Begitu pula dengan kondisi kasur gembil milik pasangan suami istri lainnya. Semuanya masih terlihat awet seperti keinginan mereka agar kehidupan rumah tangganya awet pula.

Terlepas dari hal tersebut. Hingga detik ini Warga Desa Kemiren masih memegang teguh adat warisan leluhur mereka. Salah satunya menjaga rumah tangga mereka agar langgeng dengan cara menjalaninya penuh semangat. || detik.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Berita Hari Ini - All Rights Reserved
Modify theme by Links-informasi
Proudly powered by Blogger